Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Jumat, 31 Juli 2020

CARA MENULIS BUKU BESS SELLER -RESUME HARI KE 27

 CARA MENULIS BUKU BESS SELLER 

BERSAMA 

KANG ENCON RAHMAN 


SARWIYANI-PATI-GELOMBANG 12

JUMAT, 31 JULI 2020 

Malam ini,malam ke 27, sudah hampir purna tugas belajar menulis bersama OmJay. Tinggal mau atau tidak untuk melanjutkan menulis dan menulis. Semua tergantung alam yang akan menyeleksi.

Bertemu dengan seorang yang handal membuat diri ini semakin terasa kecil dan tak berarti. Apalagi jika dihadapkan dengan narasumebr yang masih muda usia namun memiliki segudang prestasi. Menyesal diri ini. Mengapa tak bertemu di kala waktu masih muda, sehingga bisa memberikan inspirasi yang luar biasa.

Namun apalah artinya sebuah penyesalan, lebih baik bertemu di masa tua dari pada tidak bersua sama sekali. Hehehee

Salam dari Narasumber kepada peserta Belajar menulis di gelombang 13.

 Selamat malam juga ada kata Abang Panggilan saya ternyata kepada Kang Bambang ya Abang itu singkatan dari Abang. Pada malam hari ini Insya Allah kita akan berbincang terkait dengan 6 kiat cara menulis buku tentu saja kiat ini dipraktekkan jika rekan-rekan di seluruh Indonesia bisa menyimak dengan baik. mudah-mudahan 6 kiat menulis buku ini bagian dari inspirasi Bagi siapapun yang menyebar pada malam hari ini.  Sebelum kita berbincang ke depan terkait dengan bagaimanakan seni menulis buku agar agar kita lebih dahulu tentang tujuan menulis buku.

JENIS JENIS BUKU PENDIDIKAN

1. Karya bersama

2. PTK dan Bes practice

3.Tulisan Ilmiah Populer ( artikel)

4. Tulisan Hasil Penelitian

5. Buku Teks Pelajaran 

6,Buku Pengayaan

7.Buku Pedoman Guru

8. Modul/ diktat Pelajaran

9. Buku Pendidikan

10. Buku Terjemahan .

TUJUAN MENULIS BUKU

1.      Pengembangan Budaya Literasi atau koleksi pribadi bentuknya antologi ( keroyokan)

2.      2. Kenaikan  tingkat bentuknya buku Solo atau karya bersama artikel, PTK, Bes Practice, diklat

3.      3. Mencari uang ( Financial ) Bentuknya..........How

Di awal pembahasan kita menyampaikan bagi rekan-rekan yang belum mengenal saya sampaikan profilnya Kita berbicara saja kepada materi pada malam hari ini Pak mudah-mudahan materi ini menjadi pembelajaran bagi kita semua khususnya bagi pembicara Pertama adalah mengembangkan budaya literasi atau koleksi pribadi bentuknya yang lainnya antologi buku

Kedua penjualan buku untuk kenaikan tingkat makanya bentuknya bersama atau modul ketiga adalah untuk mencari financial.

Malam ini berbicara tentang bagaimana dari 3 jenis buku ini akan saya kupas satu persatu sebagai berikut :

ketika kita akan membuat buku tentu memiliki tujuan memiliki motivasi untuk apa buku ini ditulis nah berbicara untuk apa itu menulis setidaknya ada tiga tujuan dalam buku Kalau rekan-rekan ingin mengembangkan budaya literasi atau untuk pribadi maka temen-temen membuat buku secara bersama-sama yaitu satu Buku ditulis oleh 20 orang 15 orang atau 30 orang bagus sekali dalam upaya mengembangkan budaya literasi atau kolektif di dalam proses ini biasanya penerbit itu menerbitkan buku terkait dengan teknologi yang ada beli langsung oleh para penulisnya Sedangkan untuk penjualan untuk penjualan antologi menurut penerbit Andi di grup ini pernah bercerita bahwa agak susah kalo menjual tentang antologi buku kroyokan kerjakan lebih cenderung sebagai buku koleksi buku pribadi yang notabene bisa mengembangkan budaya literasi ini sangat baik sekali

 Kedua rekan-rekan semua itu tujuan buku motivasi biasanya karena kenaikan tingkat untuk kenaikan tingkat ini. Seringkali menjadi salah satu upaya pengembangan publikasi ilmiah tergantung di dalam proses kenaikan tingkat . Jika ingin membuat itu sudah ada panduan atau sudah ada pedoman yang bisa dijadikan payung hukum untuk kenaikan tingkat jadi buku apa saja yang bisa digunakan untuk kenaikan tingkat.

Kita akan membuat buku tentang memiliki tujuan memiliki peralatan untuk apa buku ini ditulis. Berbicara untuk apa buku tulis maka setidaknya ada tiga tujuan :  rekan-rekan ingin mengembangkan budaya literasi atau mereka pribadi , kalau kita membuat buku-buku hanya diri sendiri kemudian tidak pernah dinikmati orang lain itu baru level rendah sebenarnya level tinggi seorang penulis adalah ketika dia menulis buku ditawarkan kepada penerbit Mayor atau diterbitkan sendiri tapi booming sangat terbayar oleh khalayak dan ini tingkat tinggi penulis tingkat tinggi begitu. Kenapa bisa dikatakan Tingkat Tinggi karena output dari suatu karya dari apapun dan bagaimanapun karyanya itu pada ujung-ujungnya harus bisa dinikmati oleh masyarakat. Kita melakukan sebuah penelitian kemudian kita tawarkan kita jual dan bermanfaat bagi masyarakat kemudian penulis yang memperoleh uang banyak itu gol terakhir dari sebuah karya seperti sekarang ya ketika terjadi pada misal masalah  convid-19 itu orang berbondong-bondong mencari obat yang paling bagus dicari obat yang paling mujarab yang bisa menyembuhkan kok menjadi bess seller maka siapapun nanti penemunya. Tentu saja dia ada berlimpah uang finansial dan hasil temuannya akan dijual ke berbagai negara akan dibeli oleh berbagai negara dan itulah yang terakhir dan sebuah penelitian jadi bukan hanya bisa menyelamatkan manusianya bisa bermanfaat bagi orang lain tetapi juga sekaligus rekan-rekan  .Semua hal bisa dinikmati bermanfaat demikian juga dengan buku-buku kita berniat untuk fokus di penulisan baik non fiksi maupun nonfiksi maka golnya adalah yang paling tinggi yaitu rekan-rekan mampu mempublikasikan mampu memasarkan dan tentu saja dari dampak pemasaran ini bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.  Jadi kalau hanya sekedar menulis buku di koleksi pribadi kalau menurut pendapat saya masih lempar harus meningkatkan level 1 level 2 level 3 adalah orang-orang yang sudah berani memasarkan buku berani menawarkan kepada penerbit Mayor. Berani mengkomunikasikan berbagai sektor yang bertanya peserta yang lain sehingga bukunya Laku keras itu yang sudah level tinggi.

Tapi untuk level 1 ya mungkin bisa bisa dikatakan kalau secara pribadi saya masih masih antologi satu ya masuk tahap pembelajaran sekali pengembangan literasi tapi kalau untuk level kenaikan tingkat itu level 2 bentuk persen buku karena memang tujuanya untuk kenaikan tingkat saja tetapi untuk terkait dengan mencari uang financial tentu sudah pergi karena menyangkut beberapa aspek.

Mitra kita yaitu penerbit buku kemudian pemasaran ilmu yang dipelajari oleh rekan-rekan semua bukan hanya memerlukan buku bukan hanya menampilkan itu masih biasa saja yang luar biasa itu ketika dia seorang penulis sekaligus juga bisa memasarkan Tindakan itu luar biasa ya beliau sudah bisa produksi menulis kemudian juga memasarkan buku dan beberapa buku fokus di blogger kemudian juga dia tulis di blog.  Yang penting rekan-rekan harus memiliki branding yang bisa menunjukkan bahwa siapa diri kita sebenarnya seperti itu

 

Aplikasi hasil penelitian dalam bidang pendidikan yang dilaksanakan sekolah ini ada nilainya rekan-rekan memiliki hasil penelitian yang ber ISBN gitu itu memiliki angka kreditnya 4. Kemudian kalau misalnya di jurnal ilmiah yang yang terakreditasi 3 ini ada urutan-urutannya sehingga ini sudah ditentukan oleh pemerintah terkait dengan ketika rekan-rekan membuat bestpraktis

Menulis ilmiah populer atau artikel ini juga akan mendapat angka kredit populer adalah tulisan ilmiah yang dipublikasikan di media massa Koran majalah yang menyangkut bidang pendidikan ini Angka kreditnya kalau misalnya rekan-rekan dimuat di tingkat nasional itu doang kalau tingkat provinsi alisnya 1,5 itu perbedaannya kalau di tingkat nasional nasional itu seperti Kompa,s Pikiran Rakyat,  Indonesia begitu Itu akan memperoleh nilai rata2 harga kirimnya tetap seperti majalah ke lihat Gemilang itunya kemudian Tribun itu  akan memperoleh 1,5 Kalau bisa nanti kalau kita dimuat di koran

Buku Pelajaran adalah buku yang digunakan untuk bidang ilmu atau pelajaran tertentu dan diperuntukkan bagi peserta didik. Pada suatu jenjang pendidikan tertentu sebagai bahan pegangan mengajar guru baik sebagai utama maupun sebagai pelengkap angka kreditnya ketika rekan-rekan membuat buku teks pelajaran dan itu nilainya 6 kemudian kalau dicetak oleh penerbit Andi itu ya itu nilainya 3 kalau dicetak penerbit tidak ber isbn itu nilainya 1

 Alhamdulillah saya pernah mau masuk Ya pengubahan pelajaran bahasa Indonesia untuk sekolah dasar waktu itu hanya pada saat itu itu dibeli oleh pemerintah sehingga ketika saya menjual X pelajaran Pak misalnya itu oleh peneliti jadi beli apa namanya dibeli bukan royalti saya ketika Bukit ulos dari Medan Ia mendapat uang sesuai dengan Juanda plus tambahan anggaran ketika lolos ke Jakarta itu nakal pemerintah tapi ada satu hal yang bisa diimbangi yaitu tentang pendalaman materi atau pengayaan materi pendamping materi pelajaran ini pun bisa menjadi buku utk kenaikan tingkat

 Jka untuk membuat modul atau Diklat ya ini Angka kejadian luar biasa untuk digunakan tingkat provinsi 1,5 kalau digunakan untuk tingkat kota Kabupaten 1 dan kalau digunakan untuk sekolah kita itu 0,5 lumayan ya.  Jadi kalau kita bikin Diklat modul gitu insya Allah nanti akan memperoleh kredit Bagaimana sistematikanya insya Allah nanti kita sama-sama yang terkait teknik cara membuat modul atau Diklat atau buku-buku yang lain

Tinggal kita tunggu angka kreditnya 1,5 kemudian buku pedoman guru ini juga bisa digunakan untuk kenaikan tingkat kita yaitu angka dirinya 1,5 yang dirindukan oleh penulis dan para penerbit tentunya karena memang ini itu ada royaltinya kan setiap langsung masuk kantong para penulisnya begitupun Pada penerbitnya senang sekali kalau buku yang diterbitkan nya ternyata termasuk seorang penulis bessselller

ENAM CARA MENULIS BUKU BEST SELLER 

Sedikit tentang enam cara menulis buku besar yang pertama adalah menulis buku dua kali ya dua jam kali 10 hari itu lebih baik daripada buku 10 jam kali 2 hari artinya ketika akan menulis buku 2 hari tahapan-tahapan seperti ini sangat mendukung agar buku kita bisa daftarkan maka omjay pernah menyampaikan bahwa Saya menyarankan kepada rekan-rekan semuanya itu lebih baik Istiqomah 2 jam sehari menulis itu  daripada 10 jangka 2 hari.

 Kuncinya adalah penulis buku lebih nyaman di sepertiga malam atau pagi hari antara pukul 3 sampai 6 pagi jadi kalau rekan-rekan ingin lebih baik sebaiknya disarankan biasakan menulis di pagi itu walaupun kadang-kadang juga hal yang bisa dilakukan oleh rekan-rekan dalam menulis buku ini kuncinya adalah menulis buku lebih nyaman di sepertiga malam atau pagi hari antara pukul 3 sampai 6 pagi jadi kalau rekan-rekan ingin lebih baik sebaiknya disarankan biasa kan Terus di pagi itu walaupun kadang-kadang juga ada orang-orang yang menulis di luar jam itu namun pada umumnya ketika kita bergaul antara jam 3 sampai jam 6 itu saat-saat yang penting dalam menulis apa namanya harapan reseller

: Jangan dilupakan agar kita memiliki rupiah dan memiliki apa namanya harapan reseller itu ketika facebook-ku bagi istri tolong harus izin suaminya, ya minta izin suaminya begitupun juga istri atau suami karena ridho Allah Ridho orang tua ridho Allah Ridho suami . Jadi istilahnya menjadi amal jariyah biasakan meminta izin terlebih dahulu kepada pasangan kita. Sering dilakukan oleh para ulama para Kyai para sahabat Rasulullah pada saat menulis Kitab buku-buku itu,  mereka pada umumnya ketika meneliti atau mau menulis buku itu selalu memiliki wudhu. Kenapa karena memiliki wudhu Berdasarkan informasi yang saya peroleh itu para ulama yang terbiasa menulis apa namanya buku dengan memiliki wudhu hukumnya,  sangat panjang lebih panjang daripada usianya.  Begitu juga seringkali lupa kalau mau tapi kadang-kadang karena ketika kita memiliki mulut dimudahkan oleh Allah adalah mengembangkan usaha kita kan tulisan kita disusun oleh Allah subhanahu wa ta'ala ketika kita mengalami mental block duitnya sudah nulis tapi nggak nggak kelar-kelar karya orang lain dengan tema yang sejenis dengan buku yang sedang kita tulis artinya ketika kita agama di dalam menulis buku tentang beras menjadi pokoknya sejenis tapi barangnya membaca katanya kalau hanya membaca ngantuk Nanti dibuat dari atom yang sejenis dengan apa yang kita tulis begitu dengan adanya kita bisa mengembangkan tambahan-tambahan apa yang diperlukan ada pemahaman yang ada aja salah paham begitu ya ada istilah Nggak cuma ada istilah ringkasan ada rangkuman ada yang perlu dipahami oleh rekan-rekan di grup ini akan meminta kepada kita semua ambil bagian pokoknya saja dalam pertumbuhan nggak boleh ditambang pendapat pribadi penulis nya begitu jadi memang ke diringkas tetapi tetapi yang memang harus dimunculkan adalah pokok-pokoknya saja adalah menulis ringkasan dengan cara menuliskan pokoknya berdasarkan pemahaman sendiri nanti tanya itu Jadi yang bukan hanya judulnya menarik tetapi juga bagaimana penyampaian sistematika agar pokok-pokok yang disampaikan oleh Narasumber itu bisa ditangkap dengan mudah oleh kepada yang lain terutama nanti ketika dekat akan mengirimkan distro kalau dingin sekali itu rekan-rekan oleh bandingkan pokoknya tetapi pengalaman pemahaman sendiri gitu di dengan bahasa sendiri tetapi kalau berarti menuliskan pokok-pokok penting yang dibicarakan oleh seorang

 

Ini adalah contoh outline buku yang dibimbing oleh kang Encon

Ada 3 jenis buku ysng dibimbing kang Encon untuk penulis pemula

BIMBINGAN buku nya selama 4 bulan

Adapun fungsi kang Encon dalam bimbingan buku ini lebih fokus sebagai mentor

 

SESI TANYA JAWAB

1.Assalamualaikum, sebelumnya saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Mr. Bams yang telah memberikan kesempatan saya untuk bertanya. Dan terimakasih kepada Bapak Encon atas pemaparan materi malam ini. Begitu sangat luar biasa.

Saya atas nama Siti Nurlatifah dari Subang,gelombang 12.  izin bertanya:

Apa beda buku teks pelajaran dengan buku dalam bidang pendidikan ? Mohon diberikan contoh kongkritnya, terimaksih banyak sebelum dan sesudahnya.🙏

           

2.Assalamu'alaikum wr. Wb

Masyaa Alloh luar biasa pemaparan materi dari bpk hari ini..

Saya Titin dari Subang

Ijin bertanya :

1. Menurut bapak resume itu yg baik yg lengkap atau yg singkat tapi padat?

2. Bagaimana menumbuhkan motivasi bpk dalam menulis dan memberikan motivasi kpd penulis pemula.

Terimakasih🙏  

Resume yang baik itu singkat tetapi tidak hilang pokok pokoknya

Motivosinya adalah komunikasidengan teman setujuan.

3. Selamat malam, saya Katmie dari Palangka Raya,  ijin bertanya :

Bagaimana jika kita menulis kumpulan artikel pendidikan, tapi tidak untuk  dimuat di media (langsung dijadikan buku), apakah ada nilai AK-nya?

Terima kasih🙏

Kumpulan artikel pendidikan tetapi tidak untuk dikirim tapi langsung dijadikan buku Apakah dapat angka kredit tetap dapat nilai yang pasti di dalam proses pembuatan

Artikel  yang dibukukan dan termasuk jenis kekuatan dan jenisnya berapa terkait dengan resume kalau saja ada kaitanya dengan seluruh pendidikan-pendidikan itu akan mendapat nilai atau agak sedikit namun bagaimana kalau campur aduk begitu ada bicara tentang pendidikan bicara film ada bicara tentang penerbitan begitu di dalam proses 4

4. Ratri, samarinda gel 12

Terimakasih atas berbagi ilmunya  yang luar biasa

Saya mau bertanya,

Meresume hasil belajar menulis bersama om jay dkk yang dibukukan dan berISBN termasuk jenis buku apa ya ? Dan nilai angka kreditnya berapa? Bagaimana caranya mengikuti pelatihan menulis kang Encon?

Buku yang ada nilai angka kreditnya adalah buku yang berkaitan dengan bidang pendidikan. Gabung di group dan ada mentoringnya.

 

5. Saya Nur hidayati dari Kulon Progo mau bertanya. Dalam buku 4, ada yang namanya karya inovasi. Untuk kumpulan puisi sejumlah 20 judul mendapat nialai PAK 2 dan 40 judul puisi mendapatkan nilai 4. Masih berlaku tidak/ Saya dari gelombang 13 yg dulu gelombang 11. Kulon Progo, DIY

 

6. Selamat malam Kang Haji Encon

Perkenalkan saya ibu Aning S dari SMP N 1 Pucakwangi Kab.Pati ...gel 12

Bagaimana yang dimaksud dengan jurnal yang sudah beraviliasi dengan dikti itu?

Mohon pencerahan

Terima kasih

Akan bertanya lebih dahulu agar tidak salah jawab.

 

7. Malam Om, izin bertanya

Dalam penyusunan buku untuk kenaikan tingkat, kalau buku resume kuliah menulis ini dijadikan buku tunggal angka kreditnya berapa?

Adakah kiat jitu untuk menanggulangi moody dalam menulis. Terima kasih. Ai S Dewi Subang

 

8. Izin bertanya pada Pak Encon ya Mr. Bams : 

Assalaamu'akum, sy bu sri,  dari bantul jogja,  Untuk buku best seller yang Bp Encon buat, kira - kira membutuhkan berapa buku penunjang yang dipakai , itu buku penunjang beli di toko buku ya Bpk,.? terima kasih atas penjelasannya.

Buku bess seller adalah buku yang diminati oleh pangsa pasar, caranya belajarna adalah membaca karya mereka yang sudah menjadi bess seller.

 9.SUPARNO di.Magetan 

saya  membuat  auto  biografi,  apakah  termasuk buku  yang  bisa dinilaikan  angka  kreditnya  Bapak  Encon

Bapak Parno dari Magetan saya membuat autobiografi apakah termasuk buku yang bisa di nilai angka kredit nya?.  ya kalau buku Pak Suparno itu adalah buku pendidikan katanya Pak Suparno mengajar menceritakan apa itu biografi tentang pembelajaran sebagai guru dari  awal-awal lahir begitu dan sampai hari ini bagi guru menceritakan posisinya sebagai guru itu itu bermanfaat bagi rekan guru dan sampai sini yang bisa jadi kan buku  di dalam harus bermanfaat bagi rekan-rekan sejawat dan siswa. Pak Suparno misalnya jika bukan pejabat bukan public figure, bukan  poitikus bukan orang hebat dalam pemikiran kita akan tetapi ketika untuk kemudian dijadikan salah satu sumber bacaan untuk perpustakaan bisanya untuk guru-guru yang lain itu insya Allah akan bisa dijadikan sebagai buku yang memiliki angka kredit. Bukan seorang politikus bukan Seorang ekonom Tetapi dia akhirnya dari awal punya cita-cita atau dikenal sebagai profesi sebagai guru jika ingin berbicara guru berbicara pengalaman guru berbicara  Bagaimana teknik di dalam proses menjadi guru itu akan masuk ke kategori jenis buku pendidikan dan ilmu pendidikan itu sudah termasuk sebagai salah satu yang bisa digunakan angka kreditnya demikian Terima kasih ya

10. Apa beda buku teks pelajaran dengan buku dalam bidang pendidikan ? Mohon diberikan contoh kongkritnya, terimaksih banyak sebelum dan sesudahnya.🙏

Siti N - Subang

 

Berbicara tentang Apa bedanya buku teks kalau buku teks pelajaran buku-buku yang kita tulis aja kita tulis berdasarkan maple. mata pelajaran kita sesuai dengan mapel kita kemudian mengacu nya harus kepada kurikulum 2013. buku teks pelajaran IPA mestinya kalau ibu sebagai bangsa Indonesia maka harus membuat buku teks pelajaran bahasa Indonsia, karena memang kalau ibu mapelnya latar belakang pendidikannya adalah biologi maka harus membuat buku teks biologi kita bisa nanti ketika ibu sebagai mapel biologi itu tidak akan mendapat nilai angka kredit tidak akan memperoleh ya jadi harus sesuai dengan apel teks pelajaran itu harus dengan sesuai dengan kita.  jadi kalau Ibu nanti Mata kuliahnya kimia atau matematika yang menulis buku tentang matematika dan kimia itu kemudian kalau bicara tentang bidang pendidikan bidang pendidikan  ada 2 pada bidang pendidikan dalam bentuk makro dan mikro. Pada pendidikan dalam bentuk mikro makro adalah berbicara tentang dunia pendidikan secara umum. Biasanya kita membuat buku tentang ini tentang bagaimana agar pendidikan agar mutu pendidikan di Indonesia lebih berkualitas bisanya Nah itu termasuk kepada bidang pendidikan atau Ibu menurut tentang bagaimana teknik cara mengajar biologi, yang baik baik juga pendidikan nya apa sama dengan diajarkan.  Dengan apa kita tiap mengajar bahasa Indonesia tentang paragraf misalnya untuk guru bahasa Indonesia itu berarti masuknya ke pada bidang pendidikan bukan teks pelajaran kalau pas pelajaran itu harus menuliskan mengacu tulisan terjadi kepada kompetensi dasar atau KD sesuai dengan Kurikulum 2013. Begitu contoh lain misalnya untuk bidang pendidikan adalah pengalaman pengalaman mengajar yang kedua ketika ibu misalnya sebagai seorang guru mengajar di di daerah terpencil atau Ibu berbicara tentang contohnya cara mengajar PDR yang kreatif itu termasuk kepada bidang pendidikan lebih mudah mudah dipahami.

 

SIMPULAN 

Sahabat kita sebagai pionir dari grup penulis mudah-mudahan berharap belajar nulis dari global 1-15 ini betul-betul menjadi pioner di negara kita. Cara memperbaiki kesalahan itu walaupun kita sebagai penulis pemula misalnya lakukan saja selebihnya nanti ada mentor yang akan membimbing kita di dalam proses pembuatan buku..Yakini bahwa tujuan atau motivasi kita bersuhu lebih utamakan bahwa kita mencari ridho Allah subhanahu wa ta'ala bukan sekedar finansial atau sekedar mencari peringkat,  tujuan utama adalah nilai menulis  adalah akherat,  buku kita lebih bagus ketimbang hanya tujuan dunia oleh karena itu saya sampaikan pada kesempatan ini.  Terima kasih sekali atas kebersamaannya dan harapan saya rekan-rekan semua yang ada di grup ini menjadi energi untuk gerak di sekolah masing-masing

Terakhir,

Ala bisa karena biasa.

Ala biasa karena dipaksa.

 

Salam sukses

Kang Encon Rahman

 


9 komentar:

Post Top Ad

Your Ad Spot